Kepada Clientku yang bawel, sungguh kamu bawel sekali.
Halo, selamat dini hari.
Sungguh, jika ini bukan kali pertama saya dapat proyek penting, jika saja saya bukan orang yang tidak tegaan, saya pasti sudah ingin berhenti. Ah, saya hampir gila Bagaimana saya bisa dapat client macam kamu? Haha ini konyol, bagaimana saya bisa tau jenis client saya, ya. Tapi sungguh, terkadang kamu tidak masuk akal.
Ah, mana kamu paham susahnya mencari ide, baiklah, mungkin karena kita memang beda pemahaman. Tapi bagaimana bisa kamu membuat saya terjaga sampai pagi hanya untuk melaporkan perkembangan yang saya yakin baru akan kamu proses besok? Baiklah, kamu client, kamu rajanya.
Sudahlah, ini seharusnya surat cinta.
Sebenarnya aku hanya ingin kamu mengerti, inipun tidak mudah bagiku. Aku hanya ingin kamu paham, kamu terkadang harus lihat dari berbagai sudut pandang.
Tapi bagaimanapun juga, terima kasih, aku banyak belajar darimu. Terima kasih, aku banyak berpikir akhir-akhir ini. Semoga semua berjalan lancar seperti yang kamu rencanakan.
Ps : kurangi cerewetmu, kamu adalah lelaki.
Jarang-jarang nemu surat puitis gini, hebat kak :)
ReplyDeletewah, terima kasih :)
ReplyDelete