Wednesday, February 12, 2014

hari ke#12: Tiga

Halo. Maaf kemarin tidak menulis untukmu lagi. Kemarin aku sibuk sekali, walaupun itu tidak pantas jadi alasan. Bagaimana hari-hari pertamamu di perantauan untuk yang kedua kali ini? Kalau kau setuju denganku, sejujurnya semua ini melelahkan, bukan? Tapi tidak sepertiku, kau jarang mengeluh.

Aku ingin sekali bertanya kabar secara langsung, setidaknya dengan membuat ponselmu bergetar atau me-mention surat ini padamu. Tapi kurasa, aku tidak seberani itu. Di hadapanmu keberanianku mencicit.

Baiklah, aku rasa mungkin ini surat terakhirku padamu. Jika aku memikirkanmu dan kepalaku rasanya ingin meledak, aku akan menuliskannya lagi untukmu.

No comments:

Post a Comment

saya tidak keberatan dengan komentar :D