Sunday, February 2, 2014

Hari ke #2 : Kepada Kamu

Kepada kamu, yang mungkin masih meringkuk di balik selimut tebalmu sambil menatap layar ponsel. Atau sudah bersiap pergi karena ingat ada janji hari ini. Selamat siang, semoga harimu menyenangkan.

Kepada kamu.
Ingatkah 3 tahun yang lalu? Saat saya begitu menikmati setiap percakapan kita. Saat tidak ada kata pagi-siang-malam karena setiap hari terasa pagi terus. Saat saya begitu teguh menunggu hujan mampir di kota kita agar kita bisa menikmatinya bersama. Sudah lama juga, ya.

Apa kabar? Akhirnya kamu menjawabnya juga setelah hampir penuh tiga tahun saya menunggu.
Baik, katamu. Ajaib. Hari itu hujan tidak turun rasanya, tapi pertama kali semenjak tiga tahun itu kamu kembali membiarkan saya menyapa kamu lagi.
Tanpa kamu tahu, tiga tahun ini saya masih suka iseng mencari tahu soal kamu. Atau barangkali kamu tahu tapi diam saja. Kamu kan serba tahu seperti biasa. Mungkin kamu  membiarkan sajasaya menumpuk penasaran dan rindu saya biar menggunung begitu saja. Dan membuat saya sekarang bisa mentertawakan masa lalu dengan lega

Saya suka sekali hujan, gegara kamu. Karena saat hujan, suasana hati kamu baik sekali. Kita bisa mengobrol lancar sepeti aliran air hujan di genteng rumahku. Membiarkan kamu mengeluh dengan kejadian-kejadian yang menimpamu hari ini. Saya suka sekali mendengarkan kamu bercerita. Mungin kamu seharusnya jadi pencerita saja, hihi.

Kepada kamu.
Kali ini saya sadar, tidak ada yang perlu disesali perkara tiga tahun yang lalu. Yang sudah berlalu mungkin memang begitu adanya harus terjadi.
ps. saya hubungi kamu saat hujan turun hari ini.

No comments:

Post a Comment

saya tidak keberatan dengan komentar :D