"Telur, telur, ulat, ulat. Kepompong, kupu-kupu, kasian deh lo."Ah. Lagu kanak-kanak yang lugu. Rindu rasanya dengan mas` menyenangkan tanpa masalah berarti. Tapi, bukan itu yang mau saya bagi, tapi metamorfosis. Bukan pada ulat. Tapi kita. Manusia. Banyak hal yang berubah, bertahap, membentuk pribadi baru. Nah. Ini sebuah kisah seorang gadis yang (mungkin) memikirkan omongan saya. Untuk lebih terbuka dan tidak jadi pendiam. Dengan tidak blak-blakan tentunya. Entah berdosa atau tidak saya. Dia berubah. Drastis, tanpa tahap, tidak butuh waktu lama. Tetapi berhasil berubah. Menjadi jauh lebih mengerikan dari apa yang saya bayangkan. Bukan, hentikan imajinasi liarmu. Dia terlihat berubah dalam waktu singkat dan malah terlihat aneh. Bukan jadi dirinya, terkesan seperti orang lain. Dan. Ehm. Sedikit kecentilan untuk sebagian orang. Mungkinkah dia salah mengartikan perkataan saya? Ah. Tuhan. Ampuni saya.
Thursday, March 8, 2012
Metamorfosis
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment
saya tidak keberatan dengan komentar :D