hujan menikam jantungku, ibu
ia tepat mendarat pada asa yang tergolek mati rasa
mencabik luka yang belum kering sepenuhnya
hujan datang mengantar pilu
membawa pulang sesuatu bernama kenangan
dulu
hujan memberi rasa aman
membangkitkan kehangatan
datang dengan beribu kejutan dan cipratan kebahagiaan
meski begitu, ibu
hujan selalu purna bagiku
rintiknya mungkin tak sehangat dulu memelukku
tapi hujamannya saat ini jauh lebih memberi arti
betapa tidak semua berakhir dengan paripurna
ibu
senja ini hujan kembali mengetuk jendela kamarku
rintiknya selembut dulu,
]menyodorkan asa beribu rasa []
No comments:
Post a Comment
saya tidak keberatan dengan komentar :D