hai, kamu. dari mulai dua hari yang lalu aku mulai mencoba menjalankan proyek twit bertagar #kepadakamu , yang memang aku tujukan kepada kamu. aku berusah sebisa mungkin konsisten menulis untuk kamu, menguapkan perasaanku yang terlalu lama mengendap tanpa pernah tersampaikan. kamu mungkin terkejut, atau mungkin akan menanggapi biasa saja jika tahu. yang jelas, kali ini sepertinya aku tidak akan menyampaikannya. temanku--yang juga temanmu kemarin bilang,
"tanpa dikatakanpun, perasaan yang benar-benar ada pasti akan tersampaikan dengan sendirinya". aku berharap. aku sangat berharap hal itu benar adanya, aku berharap semesta berkonspirasi menyampaikan perasaanku padamu, tanpa perlu aku menyampaikannya sendiri. kepada kamu, terimakasih sudah membuat kupu-kupu yang lama tidak datang kembali singgah di dalam perutku tiap kali kita tidak sengaja bertatapan, walaupun hanya sedetik. terimakasih telah menghadirkan kembali letupan-letupan kecil tiap aku melihat tawa lebarmu. kamu, sekali lagi aku sangat berterimakasih, kamu menghadirkan pelangi dalam semestaku. kepada kamu. sungguh, aku benar-benar akan merindukanmu.
No comments:
Post a Comment
saya tidak keberatan dengan komentar :D