Kita berandai-andai, solah telah lama mengenal dan hanya mengungkit masa kanak-kanak.
Kita saling berbagi seolah kita telah jauh melangkah bersama.
Tapi kita selalu lupa mengikat semuanya erat dalam genggaman dalam sebuah ikatan.
Atau tidak peduli sama sekali.
Andai kala itu Tuhan menunjukkan padaku sebuah mesin waktu.
Andaikan boleh melongok ke depan waktu itu, mungkin saat ini
kita tidak terpisah dan terpencar mengejar asa masing-masing.
No comments:
Post a Comment
saya tidak keberatan dengan komentar :D